Jagongan Muspika Sukun

13Bertempat di lapangan warga RT RW 08 Janti Barat Jumat malam (02/09) berlangsung acara Rembug Warga dengan Muspika Sukun. Acara yang bertajuk Jagongan dan Silaturahim ini diselenggarakan oleh Polsek Sukun dan dihadiri oleh Danramil Sukun, Camat Sukun, Lurah Bandungrejosari dan warga RW 08 serta Tokoh masyarakat Kelurahan Bandungrejosari. Tak luput dari perhatian seluruh jajaran kunci Polsek Sukun serta anggota TNI yang juga jajaran Babinmas se Kecamatan Sukun.

14

Kompol Sutantyo, SH

Dalam narasinya Kompol Sutantyo SH yang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sukun menyampaikan hal ikhwal pentingnya pemakaian helm dan pengurangan pelanggaran di jalan raya. Khususnya pemakaian helm.

Disamping itu juga pembinaan keammanan serta ketertiban masyarakat yang meliputi kewaspadaan terhadap curanmor, gangguan kriminalitas, pembinaan keamanan lingkunga, serta penanganan penyalahgunaan narkoba. Beliau juga menyampaikan tentang keberadaan Bhabinkamtibmas yang baru bertugas 3 (tiga) minggu yakni Sudarsono yang menggantikan Wasito Utomo yang purna tugas.

Taklupa menyampaikan program “panic buttton”yang merupakan reaksi cepat kepolisian terhadap gangguan keamanan lingkungan. Beliau sampaikan bahwa keberadaan “panic button”ini sudah mendapatkan rangking ke tiga di kementrian sebagai layanan cepat tanggap.

Dalam keluhan yang disampaikan warga, tercetus 3 permasalahan

  1. Ibu Valentin dari RT07 tentang gangguan kertiban parkir salah satu perusahaan farmasi yang mengganggu perjalanan warga. Untuk hal ini Kapolsek langsung kenginstruksikan kanit lantas untuk mengecek di lapangan,
  2. Dodik Utomo yang mantan RW 08, menyampaikan agar acara ini bisa dilanjutkan dengan blusukan. Hal ini untuk meningkatkan rasa aman warga dan silaturahim dengan kepolisian khususnya yang ada di Sukun. Untuk hal ini kapolsek menyampaikan kepada jajarannya agar bisa mengatur jadual tentu saj atidak bisa setiap bulan. Mengingat cukup banyaknya tugas.
  3. Alfandi, yang juga Ketua RW 08 yang menginginkan adanya pengurangan kecelakaan di tikungan janti barat. Untuk hal yang satu ini bukan tanggung jawab kepolisian namun Sinas Perhubungan . Dan kapolsek beerjanji akan berkomunikasi dengan Kanit Lantas dan jajaran Polresta Malang untuk bisa menginformasikan hal ini kepada Dinas Perhubungan. Namun beberapa operasi di titik pada ruas jalan ini sudah dilakukan.
  4. Berkaitan dengan permasalahan sinergi pembinaan keamanan, keteriban dan ketentraman di masyarakat, Sudaryanto SPd – selaku Sekretaris Kecamatan yang pernah dinas di Satuan Polisi Pamong Praja- juga mengingatkan akan pentingnya Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).Keberadaan pos ini dan eksistensi perlindungan masyarakat juga diharapkan mendapatkan perhatian.
12

Ketua dan Tokoh masyarakat antusias mengikuti acara ini

Visitasi Lomba PBB antar RW

aaf1844b-0d24-4167-b6c0-3c19429d9989Dalam rangka menciptakan upaya pencapaian lunas PBB tingkat Kelurahan , hari ini Kamis (1/9) Panitia Lomba Pencapaian PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) antar RW se Kelurahan Bandungrejoari mulai mengadakan kunjungan lapang.

Kunjungan lapang dimaksud adalah menilai 3 (tiga) aspek kunci dalam upaya pencapaian Lunas PBB Kelurahan Bandungrejosari Kec Sukun Kota Malang. Hal ini mengikuti saran Lurah Bandungrejosari serta sebagai kelanjutan Gebyar Bayar PBB dan Bazaar PKK yang sukses dilaksanakan selama 4 kali sejak tahun 2011. Dimana antusiasme masyarakat cukup bagus dengan perolehan bayar bersama yang meningkat dari tahun ke tahun.

Zainul Amali selaku Lurah Bandungrejosari menyampaikan dalam setiap even pertemuan dengan Ketua RW dan Lembaga Sosial Kemasyarakatan (LK) bahwa rangking bawah yang diperoleh Kelurahan dalam pelunasan PBB patut mendapatkan perhatian dan dilaksanakan secara terus menerus. Beberapa kegiatan ke depan akan dibarengi atau diselingi dengan keramaian dan hiburan dengan pemusatan perhatian pada lingkungan RW.

36bd271f-4fcf-4a42-a5ce-df9cd8fbc28d

penjelasan di lapangan bersama juri

Penilaian hari ini dimulai dari RW 01, RW 02 dan RW 03 berjalan sempurna. Terkesan lugas dan apa adanya panitia dan Juri Lomba yang terdiri dari Puryanto, W
arsito, dan Ario Rachmono yang mewakili LK didampingi oleh Soekeming, Ali Imron dan Misdjan dari Kelurahan. Adapun titik berat penilaian didasarkan pada Inovasi dan kreativitas pengurus RW yang diwujudkan dalam media komunikasi warga. Mulai dari pemasanagan Sticker, Brosur dan Spanduk yang dominan di RW 01,  keramaian spanduk dan pertemuan warga di RW 03 sampai keramaian antar RT di RW 02.

Yang mengagetkan panitia dan Juri adalah para Ketua RW dan warganya demikian antusias menanggapi lomba yang tidak umum ini. “Pelunasan PBB kok dilombakan “demikian beberapa pendapat warga. Seperti yang diperlihatkan oleh pengurus RW 03 Kemantren yang kompak mendukung visitasi sore ini. Beberapa temuan di lapangan mulai dari dokumentasi dan inovasi dan kreativitas dalam himbauan pun disuguhkan apik dan layak untuk diappresiakikan ditingkat kelurahan. Dan sangat mungkin dipakai sebagai wahana percepatan pelunasan PBB tahun ke depan. Walaupun tidak mudah dalam pelaksanaan, mengingat pagu PBB Kelurahan Bandungrejosari masih 900 juta, akan sangat memungkinkan peran Pemerintah Kota ikut bersama warga turun ke jalan dalam rangka pelunasan PBB akan menjadikan Kelurahan ini masuk di rangking 3 besar Kecamatan Sukun. Semoga

DSCN3157

Keramaian di Pesta Bayar PBB tahun 2012 bersama Universitas Kanjuruhan Malang yang akan di ulang tahun depan

Sertifikasi PRONA 2017

5593e438-23ab-486a-81f8-1a2c5c19f2fe“Sertifikasi PRONA tahun 2017 akan dilaksanakan di Kelurahan Bandungrejosari. Untuk kegiatan tahun 2017 Kelurahan Bandungrejosari mendapatkan pagu kegiatan 300 bidang”demikian disampaikan Zainul Amali S.Sos M.Si selaku Lurah dalam rapat Koordinasi Panitia Peringatan HUT RI ke 71 Rabu (31/8) malam.

PRONA adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi asset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi; adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertipikat/tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal. Tujuan PRONA adalah memberikan pelayanan pendaftaran pertama kali dengan proses yang sederhana, mudah, cepat dan murah dalam rangka percepatan pendaftaran tanah diseluruh indonesia dengan mengutamakan desa miskin/tertinggal, daerah pertanian subur atau berkembang, daerah penyangga kota, pinggiran kota atau daerah miskin kota, daerah pengembangan ekonomi rakyat.

Selanjutnya disampaikan bahwa 120 bidang hasil kegiatan tahun 2015 pun akan diserahkan pada hari Senin, 05 September 2016 di Balai Kelurahan Bandungrejosari. “Hasil tersebut adalah berasal dari 120 usulan dan alhamdulillah tidak ada yang tertinggal karena kekurangan berkas” lanjut Abah Zainul (demikian ibu PKK memberikan nama panggilan pak Lurah). Pun demikian dari 350 bidang usulan di tahun sebelumnya pun juga terlaksana. Sehingga hasil proses PRONA sejak tahun 2011 sudah mencapai angka 2.000 bidang tanah. Dan ini merupakan hasil terbesar Kelurahan di Kota Malang. Untuk itu patutlah kita semua mensyukuri hasil dari “upaya menolong warga miskin Kelurahan” untuk memperoleh peningkatan status tanahnya, yang juga akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan secara ekonomi.

20140114sertifikat-pronaMengikuti pada proses sebelumnya, PRONA tahun 2017 akan dikelola oleh Panitia yang sudah disepakati bersama para Ketua RW, dan harapan Lurah Bandungrejosari calon peserta PRONA dapat segera diusulkan lewat Ketua RW.

Dalam kesempatan sebelumnya, Lurah Bandungrejosari menyampaikan penjelasan bahwa proses sertifikasi tanah di BPN akan dibiayai oleh APBD. Sedangkan proses ditingkat Kelurahan dan Kecamatan adalah menjadi beban masyarakat. Untuk itu Lurah sudah berkonsultasi dengan Ketua RW untuk segera mendiskusikan biaya swadaya.

Adapun kegiatan yang dibiayai oleh APBD meliputi Penyuluhan / Sosialisasi, Pengumpulan Data (alatbukti/alat hak), Pengukuran Bidang Tanah, Pemeriksaan Tanah, Penerbitan SK Hak/Pengesahan Data Pisik dan Data Yuridis, Penerbitan Sertifikat, Supervisi dan Pelaporan.  Sedangkan biaya yang timbul akibat pemenuhan persyaratan permohonan sertifikat akan dibebankan kepada para pemohon / calon peserta kegiatan, antara lain :

a. Pengadaan surat-surat bukti jati diri calon peserta berupa foto copi KTP dan KSK;

b. Pengadaan alat bukti awal / surat-surat bukti awal kepemilikan tanah a.l Foto copi / kutipan buku C desa, foto copi SPPT PBB, Surat Pernyataan, Keterangan atas bukti awal kepemilikan tanahdan atau bukti-bukti perolehan tanahnya (Akta Jual Beli; Surat Keterangan Waris dll),

c. Biaya Materai,

d. Pengadaan patok batas termasuk pemasangannya,

e. Kewajiban-kewajiban terkait dengan ketentuan Undang-Undang perpajakan (BPHTB, PPh, dll) bagi yang terkena ketentuan perpajakan.

AR/BR/IDA

Rakor Resepsi dan Santunan

e8a7ec69-f8f0-4fee-8ce6-96168c84bda4Mengharapkan dapat mengerahkan potensi kebaikan Kelurahan dan kontribusi wilayah pada proses penanggulangan kemiskinan, Panitia Peringatan HUT RI ke 71 Kelurahan Bandungrejosari hari Rabu malam (31/9) mengadakan rapat koordinasi dan konsultasi teknis.

Menghadirkan 13 RW dan Tokoh masyarakat serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa, rapat berlangsung serius namun santai. Karena pembahasan kunci adalah bagaimana Peringatan HUT RI ke 71 tahun 2016 ini, masyarakat Kelurahan Bandungrejosari ingin berbagi dengan dhuafa dan fakir miskin kelurahan. Harapan dapat menyantuni warga miskin Kelurahan Bandungrejosari ini jauh hari sudah digaungkan oleh Lurah Bandungrejosari. Setidaknya Zainul Amali S.Sos M.Si selaku Lurah bersemangat mendorong pemangku wilayah (yakni para Ketua RW) untuk berlomba lomba mengumpulkan potensi wilayah. Khususnya menyantuni kaum miskin di Kelurahan ini.

Acara Resepsi Perngatan HUT RI ke 71 tahun 2016 ini akan berlangsung hari Sabtu 10 September 2016 jam 19.30 WIB, diperkirakan akan meriah. Karena acara kunci dan fokus kegiatan adalah Syukuran. Antara lain adalah Lomba Pencapaian PBB, pemberian santuan pada kaum miskin dan dhuafa serta lounching AMBULANCE SIAGA.

Ketua Panitia yang juga Ketua LPMK Puryanto menyampaikan bahwa Syukuran kali ini dititik beratkan pada kontribusi warga negara kepada Pemerintah Kota Malang. Yaitu lewat inovasi Lunas PBB Kelurahan di tahun 2016. Hal ini mendasarkan pada pencapaian Kelurahan Bandungrejosari masih di kategori bawah. Selain itu kegiatan ini pun juga sebagai Gebyar Pembayaran Lunas PBB namun kali ini ditik beratkan pada skala RW. Sehingga harapan utama adalah LUNAS PBB adalah BUDAYA. Bukan hanya sekedar kewajiban, mengingat bahwa biaya pembangunan Kelurahan pun berasal dari pencapaian PBB dan pajak lainnya .

Untuk itulah Kreativitas dan Innovasi dari para Ketua RW dan seluruh perangkat RT (127) seyogyanya patut mendapatkan appresiasi dari Pemerintah Kota Malang. Sedangkan santunan untuk kaum miskin Kelurahan (743 KK)  dan 874 anak yang rentan putus sekolah dapat pula menikmati arti Kemerdekaan ini. Adapun AMBULANCE SIAGA adalah bagian dari kebersamaan umat beragama yang dipandu oleh FKKAUB (Forum Kerukunan Antar Umat Beragama) di Kelurahan Bandungrejosari.

Harapan besar kehadiran Bapak Walikota Malang, Abah Anton, akan menjadi penyemangat masyarakat Kelurahan Bandungrejosari dalam percepatan pembangunan dan perwujudan tekad bulat mendukung tercapainya visi dan misi Walikota Malang. Malang Bermartabat.

Selamat dan Sukses untuk warga masyarakat Kelurahan Bandungrejosari.

Rapat rutin bulan Agustus 2016

BDRSMenyambut datangnya bulan Agustus yang juga merupaka bulan sakral bagi Bangsa Indonesia, Jumat (6/8) Lurah Bandungrejosari mengadakan rapat rutin. Rapat kai ini selain membahas permasalahan yang sedang dihadapi, evaluasi serta membahas perayaan HUT RI ke 71.

Rapat yang dihadiri oleh 13 Ketua RW, Ketua dan Koordinator Lembaga Sosia Kemasyarakatan (LK) serta TP PKK Kelurahan mengevaluasi sejumlah agenda bulan yang lalu. Seperti pelaksanaan Bazaar Amal (Belanja seraya Beramal) berupa bazaar makanan siap saji menyambut Ramadhan, serta pengumpulan donasi bagi dhuafa dan anak Yatim. Serta program pembangunan yang akan dilaksanakan bulan Agustus 2016.

Secara umum beberapa hal yang menjadi kesepakatan bersama adalah sebagai berikut :

  1. Perolehan donasi dalam bazaar amal dirasa tidak mencukupi untuk dibagikan kepada Anak Yatim dan Dhuafa di Kelurahan Bandungrejosari, maka kegiatan ini akan dilanjutkan pada peringatan 71 tahun Indonesia Merdeka,
  2. Khusus untuk tahun ini perayaan kemerdekaan akan diperingati dengan sederhana, berupa resepsi dihalaman Kantor Kelurahan Bandungrejosari. Harapan Lurah akan dihadiri oleh selruh Ketua RT RW dan Tokoh Masyarakat,
  3. Kontribusi masing masing RW dalam resepsi tersebut dibagi untuk RW 4,7 dan 11 adalah 600K sedang RW lainnya 350K. Adapun kekurangan akan disumbangkan oleh Lurah Bandungrejosari
  4. Adapun kegiatan yang berkaitan dengan HUT  RI ke 71 / 2016 adalah lomba perolehan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) antar RW. Tatacara dan materi aka dibuatka surat tersendiri, demikian juga perihal kontribusi RW.
  5. Adapun capaian pembangunan yang disampaikan untuk pelaksanaan Agustus dan bulan berikutnya adalah : Pembangunan TPR 3R berikut sosialisasinya yang ada di RW 07 dengan menggandeng RW 3 dan 13, Pelaksanaan Rehab 50 rumah secara swadaya (BSPS Strategis) dan Pengeboran air bersih (rencana akan ditempatkan di RW 12),
  6. Kegiatan PRONA juga akan dilaksanakan tahun ini dengan beberapa kemudahan. Antara lain bagi yg tidak memiliki surat hanya diperlukan riwayat yang sama dengan Letter C (sama dengan kegiatan tahun 2010). Sedangkan operasional akan dilaksanakan oleh Panitia.  Pengukuran dilaksanakan bujan Januari 2017 dan diharapkan selesai bulan Mei 2017.

 

 

 

HALAL BIHALAL KELUARGA BESAR KELURAHAN BANDUNGREJOSARI

DSC00391Halal Bihalal Keluarga Besar Kelurahan Bandungrejosari dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Juli 2016 dihadiri oleh Seluruh ketua Rt dan RW , Muspika, Tokoh Masyarakat. Adapaun acara ini bertempat di Aula Kelurahan Bandungrejosari

Sosialisasi TPS 3 R

Mengambil tempat di Balai RW 13 Kemantren Kel Bandungrejosari, minggu (17/7) telah berlangsung sosialisasi pengelolaan sampah model 3 R berbasis masyarakat.

Acara yang dilaksanakan oleh Tim Fasilitator Lapangan Kemetrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) berlangsung dari jam 09.30 sd 12.00 WIB. dihadiri oleh Ketua RW 03 Kemantren, RW 07 Sukun Pondok Indah dan RW 13 Kemantren serta seluruh Ketua RT dilingkungan 3 RW. Sedangkan sebagai narasumber adalah Rahmat Hidayat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang.

CIMG1465

Tempat Pembuangan Sementara di Lapangan Kemantren

Program yang sifatnya hibah sosial dari Kementrian PUPR dan difasilitasi oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang ini setidaknya mengisyaratkan adanya perubahan kebijakan dalam rangka ikut mendukung program Pemerintah Pusat dalam hal pengurangan sampah, dan dimulai dengan sampah rumah tangga di kawasan perumahan / sampah rumah tangga. Selain itu terkandung makna inspiratif mengubah perilaku masyarakat di tingkat kawasan dalam hal mengelola sampah buangan melalui proses penggunaan kembali (Re Use) dan memproses kembali sampah yang masih layak diproses/daur ulag (Re Cycle). Tujuan besar yang akan digapai adalah guna mengurangi kebutuhan Tempat Sampah Akhir (TPA) yang baru, mengingat setidaknya ada 4 (empat( TPA yang sudah ditutup yakni TPA Simpang Mojopahit, TPA Pandanwangi, TPA Gadang dan TPA Mergosono.

Beberapa pertanyaan yang dimunculkan oleh para ketua RT dan tokoh masyarakat (yang didominasi oleh kaum perempuan) adalah sekitar peran masyarakat dan kegiatan pemilahan sampah anorganik / BSM yang sudah berlangsung dan menjadi budaya tersendiri. Khususnya BSM 183 Kemantren. Untuk itu Rahmat hidayat, yang juga tokoh Nasional di pemngembangan dan Pengelolaan Sampah Nasional, meyakinkan bahwa budaya serta legal formal  akan menjadi perhatian utama. Sedangkan peran serta masyarakat, khususnya sebagai peserta pengelolaan sampah terpadu ini (yang nantinya akan dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat/KSM) akan menjadi perhatian utama.

Secara garis besar sistem pengelolaan sampah model 3R berbasis masyarakat ini meliputi kegiatan sebagai berikut:

  1. Setiap rumah tangga memisah-misahkan sampah sesuai jenisnya yaitu ptastik, kertas, kaca,logam dan organik. Sampah plastik, kertas, kaca-logam dimasukkan kedalam kantong sendiri-sendiri, sedangkan sampah organik dirnasukkan ke gentong kompos/komposter.
  2. Setelah kantong yang digunakan untuk menampung sampah plastik, kertas,logam-kaca penuh, kemudian masing-masing rumah tangga membawa dan rnemasukkan sampah tersebut kedalam tong–tong/drum sampah terdekat sesuai jenisnya pula.
  3. Setelah tong sampah penuh akan diambi dan diangkut ke tempat penampungan sampah (TPS) Kemantren oleh petugas pengangkut.
  4. Setetah masuk di TPS, dilakukan penyortiran lebih khusus lagi dan dilakukan dengan pengepakan kemudian dijual ke pengepul sampah/Lapak (rekanan).
  5. Hasil penjualan sampah untuk biaya operasional (petugas/swasta ) dan sisanya rnasuk kas KSM.
  6. Khusus untuk sampah organik, setelah menghasilkan kompos di rumah masing – masing sebagian dikemas lalu dijual dan sebagian lagi dipakai sendiri untuk penghijauan lingkungan rumah dan kampung.

Sedangkan sampah bungkus makanan, minuman dan deterjent  (jenis sampah plastik tebal baik yang berlapis aluminium foil maupun tidak berlapis) didaur ulang menjadi kerajinan tangan seperti tas, dompet, topi, tempat koran majalah kursi. Selanjutnya hasil kerajinan tangan tersebut dapat dipakai sendiri atau dijual.

Rahmat Hidayat juga menegaskan bahwa program ini diperuntukkan bagi maksimal 500 KK (Kepala Keluarga), sehingga melihat potensi 3 RW yang berjumlah lebih dari 1.500 KK -bila disepakati bersama- akan dimintakan kepada Pemerintah RI melalui Mentrei PUPR. Namun program ini setidaknya bisa dilaksanakan. Sedangkan program yang sudah berjalan dari 2014 sudah berlangsung di Kelurahan Madyopuro (Velodrome) dan di Kelurahan Balearjosari.

Pembubaran Panitia Otonomi Awards 2016

brs 2

Zainul Amalai S.Sos M.Si Lurah Bandungrejosari beserta KAsihati S Ag Ketua TP PKK Kelurahan mendampingi Camat Sukun Ibu Sinarni SIP MM

Setelah melaksanakan kegiatan mulai 20 Januari 2016 dan berakhir 1 April 2016), pada Sabtu malam (14/05) Panitia Pelaksana Kegiatan Lomba Otonomi Awards Lurah Camat Kota Malng 2016 dengan resmi di buabarkan .

4ba1df6d-f271-4fbe-ad0e-885c35e234a3

selebrasi Kelurahan …… Kebersamaan itu indah

Melalui proses panjang dan penuh dengan perbedaan maka Kelurahan Bandungrejosari mendapatkan tempat terbaik dalam kategori Kelembagaan Masyarakat, satu dari delapan kategori lomba. Capaian ini sudah luar biasa, dikarenakan selama berproses, Lurah Bandungrejosari mengajak serta masyarakat menilai diri mereka dan memberi masukan kepada Lurah tentang kinerja dari 8 (delapan) aspek Lomba Otonomi Awards yang di sponsori oleh Radar Malang (Jawa Pos Group).

Dalam proses pasca diumumkannya hasil lomba, Zainul Amali SSos MSi selaku Lurah langsung merapatkan diri dengan Ketua LPMK dan Ketua Panitia serta tokoh masyarakat Kelurahan. Tujuan utama adalah untuk menevaluasi kinerja dan mendapatkan formula kunci atas keberhasilan ini. Luar biasa beliau dalam mengedapankan logika pembelajaran yang bisa di serap dan diaplikasikan dalam kegiatan pem berdayaan masyarakat. Sampai kemudian lahirnya ide untuk mengemas acara penutupan ini dalam satu paduan rapat dan mempertemukan dalam forum silaturahim.

brs 5

13 RW dan hadirin yang terdiri dari seluruh ketua RT dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Bandungrejosari Kec Sukun Kota Malang

Pada kesempatan Jumat malam (13/05) di sela-sela pengecekan kesiapan acara, “Abah Zainul” menyam paikan bahwa forum ini nantinya adalah salah satu upaya edukasi masyarakat kepada Pemerintah Kota Malang, ermasuk program kerja. Tidak banyak kesempatan Ketua RT atau Tokoh Masyarakat mengenal Camat, Kapolsek, bahkan Danramil di Kecamatan Sukun. Maka dari itulah kesempatan Bandungrejosari Bersyukur  (thema acara) dan motto yang dijadikan tag acara KEBERSAMAAN ITU INDAH sangat cocok dan semoga dapat menginspirasi tokoh masyarakat.

Pencanangan Lomba Lunas Pajak PBB 2016

4ba1df6d-f271-4fbe-ad0e-885c35e234a3

Tekad bulat untuk menjadi Taat Membayar Pajak PBB dikomandani oleh LPMK dan 13 Ketua RW

Dalam rangka ikut serta memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kota Malang, LPMK Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang, bersepakat bersama 13 Ketua RW mencanangkan Lomba Lunas Pajak PBB antar RW di Kelurahan Bandungrejosari. Pencanangan Gerakan Sadar Pajak ini disampaikan di depan Ketua RT dan Ketua/Koordinator Lembaga Sosial Kemasyarkakatan Kelurahan di Cafe Sumber Wareg Kebon Agung Sabtu (14/05) malam.

Giatan acara tersebut bersamaan dengan berlangsungnya acara pembubaran Panitia Otonomi Awards Lurah Camat Kota Malang 2016. Turut hadir dalam acara tersebut Kapolsek Sukun, Danramil Sukun (Muspika Sukun) dan tokoh masyarakat Kelurahan Bandungrejosari.

Dalam pernyataan setelah acara, Puryanto selaku Ketua LPMK Bandungrejosari periode 2015 – 2018, menyampaikan bahwa ide ini sebagai salah satu upaya meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Malang. Sehingga dengan meningkatnya wajib pajak yang dibarengi dengan naiknya prosentase pembayar pajak beliau berharap “Kue Pembangunan”di Kelurahan Bandungrejosari dapat meningkat. Selaras dengan tingginya aspirasi masyarakat dan partisipasi masyarakat di 13 RW. Sehingga patutlah kiranya 13 (tiga belas) ketua RW akan mengusung kegiatan ini bersama dengan perangkat Kelurahan Bandungrejosari.

5567bdc2-c34d-4902-954f-2c4655fbb744

Nyanyi bareng setelah usai kegiatan.

 

Walikota Malang menghadiri Forum International

The-International-Steering-Commitee-of-The-Strong-Cities-NetworketaC

Wali Kota Malang, Mochammad Anton dalam forum “The International Steering Commitee of The Strong Cities Network” di Turki. (Foto: Humas Pemkot Malang For MalangTIMES)

Kota Malang. Wali Kota Malang, H Mochammad Anton menjadi satu-satunya wali kota dari Indonesia yang diundang dalam pertemuan Kepala Daerah antar negara pada forum “The International Steering Commitee of      The Strong Cities Network” di Kota Antalya, Turki, pada 11-12 Mei 2016.

Forum ini merupakan ajang berbagi pengalaman, pemikiran dan bestpractise pada masing-masing daerah di negaranya terkait dengan langkah membangun kekuatan internal dalam menopang terwujudnya perdamaian, diinisiasi The Institutw for Strategic Dialogue (ISD) yang berkedudukan di Inggris dengan membentuk Strong Cities Network (SCN).

Seperti diutarakan Abah Anton, sapaan akrab Wali Kota Malang ini, di sela-sela forum, bahwa SCN adalah jaringan global pertama yang beranggotakan para wali kota, para pemimpin di tingkat lokal dan para praktisi yang terlibat dalam mengembangkan ketahanan masyarakat.

“Kebanggaan tersendiri bagi Kota Malang, tentu juga bagi masyarakat Jawa Timur dan juga Bangsa Indonesia, karena rekomendasi serta undangan yang diberikan untuk Kota Malang,” ungkap Anton dengan bangga.

Rekomendasi ini, kata Anton, karena Kota Malang dinilai mampu menjalin komunikasi dan ketahanan yang kuat antara pemimpin formil (Forpimda). “Juga dengan pimpinan-pimpinan non formal seperti melalui FKUB, LPMK, Forum Rektor, Forum Temu RT/RW serta keterlibatan pemuka agama dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” sambungnya.

Seperti diutarakan Abah Anton, sapaan akrab Wali Kota Malang ini, di sela-sela forum, bahwa SCN adalah jaringan global pertama yang beranggotakan para wali kota, para pemimpin di tingkat lokal dan para praktisi yang terlibat dalam mengembangkan ketahanan masyarakat. Baik lewat seminar peningkatan kapasitas dan pengembangan modul pelatihan interaktif pada tema kepentingan bersama. Disamping itu SCN juga menginovasikan program-program berbasis “Local Grants” ( Hibah lokal) guna mendukung pengembangan program lintas kota di dunia.

“Kebanggaan tersendiri bagi Kota Malang, tentu juga bagi masyarakat Jawa Timur dan juga Bangsa Indonesia, karena rekomendasi serta undangan yang diberikan untuk Kota Malang,” ungkap Anton dengan bangga.

Sumber berita : malangtimes.com

AR/BR