Sep 19

Sumbangan prestasi di Hari Olahraga Nasional

97e0af3d-3c1a-4223-9406-142dfcdde57c

Buktikan Prestasi , Kel Bandungrejosari Berprestasi di Olahraga Tradisional (Egrang) Tahun 2016

Dengan mengambil tema “Ayo Olahraga Untuk Indonesia Sehat dan Produktif”, peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2016 di Kota Malang, dilaksanakan pada hari Senin (19/9) di Stadion Gajayana Malang.

Dalam kesempatan tersebut “Abah Anton” menyampaikan perlunya prestasi ini diumumkan untuk menggairahkan minat masyarakat akan arti pentingnya olahraga. Selain mampu meningkatkan kinerja prestasi kegiatan olahraga ini bila dilaksanakan dengan kontinu akan meningkatkan kwalitas kejiwaan dan kinerja tubuh dalam ibadah.

or5Hadir dalam memberikan kontribusi prestasi Kota Malang adalah Shandy Ribawa Kusuma, Mahardik Kristanto, Akhmad Sueb yang mmemenangkan Lomba Permainan Tradisional (Egrang). Team permainan tradisionil yang berasal dari Kelurahan Bandungrejosari (warga RW IX Janti) ini menjuarai Lomba Permainan Egrang pada Lomba Permainan Tradsionil Kota Malang (Juara 1) tahun 2015 dan Juara 1 Lomba sejenis tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2016. Dan Walikota Malang sangat bersemangat saat memberikan penghargaan yang diberikan juga pada beberapa juara Lomba setingkat Kota Malang sampai Tingkat Nasional . (AR/Ida)

Sumber Berita :  Jurnalis Malang as Posted  Sept 19, 2016 dan kabar warga ORBAN Kel Bandungrejosari

Sep 13

Malam Resepsi HUT RI ke 71

Lurah 1

Penyerahan Tumpeng oleh Pemerintah Kota Malang kepada Lurah Bandungrejosari menandai tahapan akhir prosesi resepsi asa syukur masyarakat Kelurahan Bandungrejosari tahun 2016 r

Sebagai ucapan syukur kepada Allah SWT, masyarakat Kelurahan Bandungrejosari mengadakan resesi peringatan HUT RI ke 71 tahun 2016. Bertempat di Balai Kelurahan Sasana Wahana Mulya, Sambu (10/9) menjadi luapan ungkapan emosi dalam ucapan syukur itu.

Lurah 2

Nominator Lomba Lunas PBB antar RW se Kelurahan Bandungrejosari diberi ucapan selamat oleh Bunda Nanda

Mengulang kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya, puncak perayaan HUT RI ke 71 ini diwarnai dengan kejutan dan kegiatan luarbiasa. Setidaknya kehadiran Pemerintah Kota Malang yang diwakili oleh Yudhi Ismawardi, SH MHum akan membawa suasana baru. ” Pak Lurah Bandungrejosari ini dulu adalah sekretaris saya. Jadi kehadiran saya kali ini sekaligus reuni. Tapi perlu saya sampaikan performance Pak Zainul sebagai Lurah sudah luarbiasa … ” demikian sambutan awal beliau. Juga disampaikan appresiasi dari Walikota Malang atas prestasi masyarakat Kelurahan Bandungrejosari atas semua prestasi dan kegiatan sampai dengan malam ini.

Tampak hadir bersama beliau adalah Kepala Dispenda Kota Malang Ir Adi Heruwanto MT beserta Sekretaris , Bunda Nanda dari fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Camat Sukun Sinarni, SIP MM, Danramil Sukun dan Kapolsek Sukun.

Ambulance siaga-2

Ambulance Siaga yang disumbangkan oleh Yayasan Dua Roti Lima Ikan untuk Kelurahan Bandungrejosari

Hadir dalam undangan Panitia HUT RI ke 71 adalah seluruh Ketua RW dan RT beserta ibu, Ketua dan Koord Lembaga Sosial Kemasyarakatan , penerima santunan dan paduan swara dari TP PKK Kelurahan Bandungrejosari. Kehadiran lebih kurang 200 warga ii seakan menjadi ucapan puji syukur, mengingat bukan hanya sekedar perayaan Nominasi Lomba PBB antar Kelurahan saja dan penyerahan ambulance siaga oleh Yayasan lima roti dua ikan saja, tapi lebih teduh dan syahdu karena pemberian santunan Rp 250.000, – per jiwa  kepada warga dhuafa, fakir miskin, dan anak yatim.

Sep 06

KTP bisa diurus dimana saja

ktp dki jakartaKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar segera merekam data diri mereka dan membuat KTP Elektronik (KTP-El). Dalam membuat KTP El, tidak perlu lagi membawa surat pengantar dari RT/RW dan Kelurahan serta akta lahir. Cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga ke Dinas Dukcapil manapun. Bisa diurus dimana saja, tidak harus sesuai domisili penduduk.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Prof. Zudan Arif Fakrulloh melalui siaran persnya mengatakan, Kemendagri telah memangkas 3 (tiga) prosedur pembuatan KTP-El.  Ia menyebutkan, penduduk yang ingin merekam KTP-El kini tidak perlu lagi membawa surat pengantar dari RT/RW dan Kelurahan serta akta lahir.

Bagi penduduk yang belum melakukan perekaman, Kemendagri memberikan perhatian khusus dan memberikan kemudahan-kemudahan, terlebih saat ini semua data dan titik-titik pelayanan di daerah sudah terkoneksi dengan Data Center (DC) di pusat.

“Cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga ke Dinas Dukcapil manapun. Bisa diurus dimana saja, tidak harus sesuai domisili penduduk,” kata Zudan melalui siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sesuai dengan Perpres No.112 Tahun 2013, menurut Zudan, KTP Non Elektronik sudah tidak berlaku lagi sejak 31 Desember 2014. Mulai 1 Januari 2015 penduduk sudah harus menggunakan KTP Elektronik (KTP-el).

e-ktp-1Zudan mengingatkan, penggunaan KTP El sangat penting karena kelak semua pelayanan publik akan berbasis NIK dan KTP-El. “KTP itu seperti ‘nyawa’ penduduk, karena segala urusan mulai dari membuat SIM, BPJS, mengurus akta nikah, semua membutuhkan data KTP-el,” kata Zudan mengutip Menteri Dalam Negeri  (Mendagri) Tjahjo Kumolo, beberapa waktu lalu.

Menurut Zudan, saat ini 92 lembaga pemerintah dan swasta sudah menggunakan data KTP-el dan NIK untuk akses layanan publik. Disamping hal itu, langkah tegas perlu diambil Pemerintah untuk pembaruan database, tentang jati diri penduduk Indonesia, sehingga tidak perlu lagi membuat “KTP Lokal” untuk pengurusan izin, pembukaan rekening bank, dsb.

“KTP-el juga mencegah kepemilikan KTP ganda atau KTP palsu. Dengan demikian akurasi data penduduk presisi dan dapat digunakan untuk beragam kepentingan, khususnya pelayanan publik dan perencanaan pembangunan,” jelas Zudan.

Baru 88 Persen

Mengenai realisasi perekaman data penduduk untuk penerbitan KTP El, Dirjan Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengemukakan, hingga pertengahan Agustus 2016 ini, baru 161 juta penduduk atau 88 persen yang sudah merekam data dirinya, sejak program menuju single identity diluncurkan pada bulan Februari 2011. Sisanya, masih ada sekitar 22 juta penduduk yang belum merekam data dirinya.

Sejak program KTP-El dilaksanakan pada 2011, menurut Zudan, sebanyak 514 Kabupaten/ Kota dan 6.234 Kecamatan telah disiapkan untuk dapat melakukan perekaman. Dengan rata-rata kemampuan merekam 100 orang per hari di setiap titik perekaman, maka potensi setiap harinya tidak kurang dari 600.000 atau dalam 40 hari sebesar 24 juta orang.

“Ini tentu dengan asumsi masyarakat datang ke titik perekaman. Kunci utamanya adalah kesadaran masyarakat untuk merekam data dirinya,” lanjut Zudan.

Layanan_Pengaduan_Format_II

Layanan Pengaduan melalui WA

Ditambahkan Dirjen Dukcapil, bahwa Kemendagri juga melakukan “jemput bola” yaitu menghampiri masyarakat yang aksesnya sulit untuk menuju ke Dinas Dukcapil di daerahnya. “Fokus peningkatan pelayanan dan mempermudah pelayanan serta jemput bola di daerah pegunungan, terpencil dan perbatasan,” tambah Mendagri.

Sementara itu, berkenaan dengan blangko KTP-Wl, terutama untuk menyelesaikan Print Ready Record (PRR) yang sejak tahun 2012 terakumulasi 3,8 juta lebih, menurut Zudan, saat ini blangko yang tersedia sebanyak 4,6 juta. Saat ini Kemendagri sedang melakukan pergeseran anggaran Tahun Anggaran 2016 sehingga bisa menambah 5 juta blangko untuk mengantisipasi animo masyarakat dalam mengurus identitasnya. (Pusat Penerangan Kemendagri /RMI/ES)

Sep 06

Visitasi Lunas PBB . . .. Inovatif

a670db4c-35cc-4146-8026-b7c219700647

Berani tampil beda …

Rangkaian kunjungan lapang Lomba Lunas PBB terakhir jatuh i wilayah RW 11, 12 dan 13. Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dari jam 15.00 sd 17.00 WIB hari Selasa (6/9) berlangsung santai dan menghentak. Santai dikarenakan visitasi kali ini mendapatkan kejutan dari wilayah RW 12, dimana pelaksanaan penilaian lapanga memang ditempatkan di lapangan. Berbeda dengan yang berlangsung sebelumnya di RW 10 yang formasl dan heboh karena berani menampilkan unggulan Karang Taruna sebagai motor penggerak.

RW 1212

Aktivitas penilaian administratif bersama Ketua RT dan Ketua RW 12

Suasana penilaian benar-benar disuguhi capaian lapang dengan materi lomba terkait inovasi dan kreativitas panitia tingkat RW. Selain memang disuguhkan diwarung dekat dengan obyek penilaian, panitia pelaksana Lomba Lunas PBB tingkat RW 12 benar-benar memukau dari sisi kreativitas. Pertanyaan banyak dilontarkan oleh tim Juri dikarenakan Djarnoko Prihambodo selaku Ketua RW 12 berani menampilkan aspek Rewards (penghargaan) dan Punishment (sangsi moral) terkait pelaksanaan Lunas PBB diwilayahnya. Mulai dari penempelan stiker lunas dan ditempel di rumah Wajib Pajak (WP). Juga penempelan stiker berukuran besar bagi lokasi tanah/rumah yang belum membayar pajak. “Kami menginginkan agar warga tidak hanya dihimbau saja, tapi ada perikau aktif dengan membayar PBB. Sebagaimana barusan ada yang komplain suidah bayar PBB tapi tidak bisa membuktikan tanda lunas dari Bank Jatim. Begitu kami beritahu dan diberi penjelasan langsung dibayar dan dengan sendirinya stiker dilepas …. ‘demikian salah satu kasus yang ditangani Pak Djarnoko. Visitasi hari terakhir ini cukup meriah karena Sudarsono selaku Bhabinkamtibmas juga sempat berdialog dan mendampingi tim juri bersama warga yang lain

rw12

Bersama kita bisa ….. Sukses

.

Sep 05

Visitasi Lomba PBB … heboh

434a06f7-e63c-4c32-b2e0-e36669230fdbMelanjutkan kegiatan kunjungan lapang, panitia dan juri lomba Lunas PBB Kelurahan Bandungrejosari menyisir ke wilayah RW 07, 08,09 dan RW 10. Kegiatan ini merupakan rangkaian 4 (empat) hari penilaian lapangan ini berlangsung dari tanggal 01 – 06 September 2016 dan dilaksanakan pada hari kerja.

Berbeda dengan semaraknya hari pertama saat menilai RW 01, 02 dan 03 panitia dan Juri lomba Lunas PBB ini dikejutkan dengan sambutan yang meriah dari Ketua RW dan masyarakat RW 10 Simpang Panjura Kepuh. Meskipun terlaksana hampir mendekati suasana adzan magrib, Drs Moch Hasan selaku Ketua RW 10 antusia mengantar penilaian administrasi dan kunjungan lapang. Beliau dan masyarakat yang anthusias, menyampaikan joke joke pendek terkait lomba Lunas PBB sampai perang argumentasi. ” . . . . kalau dengan suguhan administrasi ini dan kunjungan lapang serta anthusiasme warga seperti ini RW 10 tidak menang …. terlalu” demikian sambutan Ketua RW mengantar Juri lomba.  Namun juri lomba yang terdiri dari Puryanto (Ketua LPMK), Warsito (Koord BKM Guyub Rukun) dan Ario Rachmono (reporter KIM BIJAK) pun tidak kalah sengit dengan argumentasi Ketua RW 10.

2-horz

Suasana ceria saat visitasi Lomba Lunas PBB di RW

Ketua RW 10 dan masyarakat RW 10 menampilkan unggulan Karang Taruna sebagai motor penggerak himbauan Lunas PBB. Disamping itu juga hadir TP PKK RW dan 8 Ketua RT, yang membantu memberikan informasi berkenaan dengan bagaimana prosesi kegiatan Lunas PBB di RW 10 .

Penilaian sore ini berlangsung di RW 07, 08, 09 dan RW 10.

Siapapun wilayah yang akan menjadi nominator terbaik dan patut diberikan appresiasi. Utamanya dari Pemerintah Kota Malang.

Wujudkan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan lewat aktivitas Lunas PBB 2016.

Sep 02

Jagongan Muspika Sukun

13Bertempat di lapangan warga RT RW 08 Janti Barat Jumat malam (02/09) berlangsung acara Rembug Warga dengan Muspika Sukun. Acara yang bertajuk Jagongan dan Silaturahim ini diselenggarakan oleh Polsek Sukun dan dihadiri oleh Danramil Sukun, Camat Sukun, Lurah Bandungrejosari dan warga RW 08 serta Tokoh masyarakat Kelurahan Bandungrejosari. Tak luput dari perhatian seluruh jajaran kunci Polsek Sukun serta anggota TNI yang juga jajaran Babinmas se Kecamatan Sukun.

14

Kompol Sutantyo, SH

Dalam narasinya Kompol Sutantyo SH yang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sukun menyampaikan hal ikhwal pentingnya pemakaian helm dan pengurangan pelanggaran di jalan raya. Khususnya pemakaian helm.

Disamping itu juga pembinaan keammanan serta ketertiban masyarakat yang meliputi kewaspadaan terhadap curanmor, gangguan kriminalitas, pembinaan keamanan lingkunga, serta penanganan penyalahgunaan narkoba. Beliau juga menyampaikan tentang keberadaan Bhabinkamtibmas yang baru bertugas 3 (tiga) minggu yakni Sudarsono yang menggantikan Wasito Utomo yang purna tugas.

Taklupa menyampaikan program “panic buttton”yang merupakan reaksi cepat kepolisian terhadap gangguan keamanan lingkungan. Beliau sampaikan bahwa keberadaan “panic button”ini sudah mendapatkan rangking ke tiga di kementrian sebagai layanan cepat tanggap.

Dalam keluhan yang disampaikan warga, tercetus 3 permasalahan

  1. Ibu Valentin dari RT07 tentang gangguan kertiban parkir salah satu perusahaan farmasi yang mengganggu perjalanan warga. Untuk hal ini Kapolsek langsung kenginstruksikan kanit lantas untuk mengecek di lapangan,
  2. Dodik Utomo yang mantan RW 08, menyampaikan agar acara ini bisa dilanjutkan dengan blusukan. Hal ini untuk meningkatkan rasa aman warga dan silaturahim dengan kepolisian khususnya yang ada di Sukun. Untuk hal ini kapolsek menyampaikan kepada jajarannya agar bisa mengatur jadual tentu saj atidak bisa setiap bulan. Mengingat cukup banyaknya tugas.
  3. Alfandi, yang juga Ketua RW 08 yang menginginkan adanya pengurangan kecelakaan di tikungan janti barat. Untuk hal yang satu ini bukan tanggung jawab kepolisian namun Sinas Perhubungan . Dan kapolsek beerjanji akan berkomunikasi dengan Kanit Lantas dan jajaran Polresta Malang untuk bisa menginformasikan hal ini kepada Dinas Perhubungan. Namun beberapa operasi di titik pada ruas jalan ini sudah dilakukan.
  4. Berkaitan dengan permasalahan sinergi pembinaan keamanan, keteriban dan ketentraman di masyarakat, Sudaryanto SPd – selaku Sekretaris Kecamatan yang pernah dinas di Satuan Polisi Pamong Praja- juga mengingatkan akan pentingnya Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).Keberadaan pos ini dan eksistensi perlindungan masyarakat juga diharapkan mendapatkan perhatian.
12

Ketua dan Tokoh masyarakat antusias mengikuti acara ini

Sep 01

Visitasi Lomba PBB antar RW

aaf1844b-0d24-4167-b6c0-3c19429d9989Dalam rangka menciptakan upaya pencapaian lunas PBB tingkat Kelurahan , hari ini Kamis (1/9) Panitia Lomba Pencapaian PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) antar RW se Kelurahan Bandungrejoari mulai mengadakan kunjungan lapang.

Kunjungan lapang dimaksud adalah menilai 3 (tiga) aspek kunci dalam upaya pencapaian Lunas PBB Kelurahan Bandungrejosari Kec Sukun Kota Malang. Hal ini mengikuti saran Lurah Bandungrejosari serta sebagai kelanjutan Gebyar Bayar PBB dan Bazaar PKK yang sukses dilaksanakan selama 4 kali sejak tahun 2011. Dimana antusiasme masyarakat cukup bagus dengan perolehan bayar bersama yang meningkat dari tahun ke tahun.

Zainul Amali selaku Lurah Bandungrejosari menyampaikan dalam setiap even pertemuan dengan Ketua RW dan Lembaga Sosial Kemasyarakatan (LK) bahwa rangking bawah yang diperoleh Kelurahan dalam pelunasan PBB patut mendapatkan perhatian dan dilaksanakan secara terus menerus. Beberapa kegiatan ke depan akan dibarengi atau diselingi dengan keramaian dan hiburan dengan pemusatan perhatian pada lingkungan RW.

36bd271f-4fcf-4a42-a5ce-df9cd8fbc28d

penjelasan di lapangan bersama juri

Penilaian hari ini dimulai dari RW 01, RW 02 dan RW 03 berjalan sempurna. Terkesan lugas dan apa adanya panitia dan Juri Lomba yang terdiri dari Puryanto, W
arsito, dan Ario Rachmono yang mewakili LK didampingi oleh Soekeming, Ali Imron dan Misdjan dari Kelurahan. Adapun titik berat penilaian didasarkan pada Inovasi dan kreativitas pengurus RW yang diwujudkan dalam media komunikasi warga. Mulai dari pemasanagan Sticker, Brosur dan Spanduk yang dominan di RW 01,  keramaian spanduk dan pertemuan warga di RW 03 sampai keramaian antar RT di RW 02.

Yang mengagetkan panitia dan Juri adalah para Ketua RW dan warganya demikian antusias menanggapi lomba yang tidak umum ini. “Pelunasan PBB kok dilombakan “demikian beberapa pendapat warga. Seperti yang diperlihatkan oleh pengurus RW 03 Kemantren yang kompak mendukung visitasi sore ini. Beberapa temuan di lapangan mulai dari dokumentasi dan inovasi dan kreativitas dalam himbauan pun disuguhkan apik dan layak untuk diappresiakikan ditingkat kelurahan. Dan sangat mungkin dipakai sebagai wahana percepatan pelunasan PBB tahun ke depan. Walaupun tidak mudah dalam pelaksanaan, mengingat pagu PBB Kelurahan Bandungrejosari masih 900 juta, akan sangat memungkinkan peran Pemerintah Kota ikut bersama warga turun ke jalan dalam rangka pelunasan PBB akan menjadikan Kelurahan ini masuk di rangking 3 besar Kecamatan Sukun. Semoga

DSCN3157

Keramaian di Pesta Bayar PBB tahun 2012 bersama Universitas Kanjuruhan Malang yang akan di ulang tahun depan

Sep 01

Sertifikasi PRONA 2017

5593e438-23ab-486a-81f8-1a2c5c19f2fe“Sertifikasi PRONA tahun 2017 akan dilaksanakan di Kelurahan Bandungrejosari. Untuk kegiatan tahun 2017 Kelurahan Bandungrejosari mendapatkan pagu kegiatan 300 bidang”demikian disampaikan Zainul Amali S.Sos M.Si selaku Lurah dalam rapat Koordinasi Panitia Peringatan HUT RI ke 71 Rabu (31/8) malam.

PRONA adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi asset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi; adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertipikat/tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal. Tujuan PRONA adalah memberikan pelayanan pendaftaran pertama kali dengan proses yang sederhana, mudah, cepat dan murah dalam rangka percepatan pendaftaran tanah diseluruh indonesia dengan mengutamakan desa miskin/tertinggal, daerah pertanian subur atau berkembang, daerah penyangga kota, pinggiran kota atau daerah miskin kota, daerah pengembangan ekonomi rakyat.

Selanjutnya disampaikan bahwa 120 bidang hasil kegiatan tahun 2015 pun akan diserahkan pada hari Senin, 05 September 2016 di Balai Kelurahan Bandungrejosari. “Hasil tersebut adalah berasal dari 120 usulan dan alhamdulillah tidak ada yang tertinggal karena kekurangan berkas” lanjut Abah Zainul (demikian ibu PKK memberikan nama panggilan pak Lurah). Pun demikian dari 350 bidang usulan di tahun sebelumnya pun juga terlaksana. Sehingga hasil proses PRONA sejak tahun 2011 sudah mencapai angka 2.000 bidang tanah. Dan ini merupakan hasil terbesar Kelurahan di Kota Malang. Untuk itu patutlah kita semua mensyukuri hasil dari “upaya menolong warga miskin Kelurahan” untuk memperoleh peningkatan status tanahnya, yang juga akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan secara ekonomi.

20140114sertifikat-pronaMengikuti pada proses sebelumnya, PRONA tahun 2017 akan dikelola oleh Panitia yang sudah disepakati bersama para Ketua RW, dan harapan Lurah Bandungrejosari calon peserta PRONA dapat segera diusulkan lewat Ketua RW.

Dalam kesempatan sebelumnya, Lurah Bandungrejosari menyampaikan penjelasan bahwa proses sertifikasi tanah di BPN akan dibiayai oleh APBD. Sedangkan proses ditingkat Kelurahan dan Kecamatan adalah menjadi beban masyarakat. Untuk itu Lurah sudah berkonsultasi dengan Ketua RW untuk segera mendiskusikan biaya swadaya.

Adapun kegiatan yang dibiayai oleh APBD meliputi Penyuluhan / Sosialisasi, Pengumpulan Data (alatbukti/alat hak), Pengukuran Bidang Tanah, Pemeriksaan Tanah, Penerbitan SK Hak/Pengesahan Data Pisik dan Data Yuridis, Penerbitan Sertifikat, Supervisi dan Pelaporan.  Sedangkan biaya yang timbul akibat pemenuhan persyaratan permohonan sertifikat akan dibebankan kepada para pemohon / calon peserta kegiatan, antara lain :

a. Pengadaan surat-surat bukti jati diri calon peserta berupa foto copi KTP dan KSK;

b. Pengadaan alat bukti awal / surat-surat bukti awal kepemilikan tanah a.l Foto copi / kutipan buku C desa, foto copi SPPT PBB, Surat Pernyataan, Keterangan atas bukti awal kepemilikan tanahdan atau bukti-bukti perolehan tanahnya (Akta Jual Beli; Surat Keterangan Waris dll),

c. Biaya Materai,

d. Pengadaan patok batas termasuk pemasangannya,

e. Kewajiban-kewajiban terkait dengan ketentuan Undang-Undang perpajakan (BPHTB, PPh, dll) bagi yang terkena ketentuan perpajakan.

AR/BR/IDA

Agu 31

Rakor Resepsi dan Santunan

e8a7ec69-f8f0-4fee-8ce6-96168c84bda4Mengharapkan dapat mengerahkan potensi kebaikan Kelurahan dan kontribusi wilayah pada proses penanggulangan kemiskinan, Panitia Peringatan HUT RI ke 71 Kelurahan Bandungrejosari hari Rabu malam (31/9) mengadakan rapat koordinasi dan konsultasi teknis.

Menghadirkan 13 RW dan Tokoh masyarakat serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa, rapat berlangsung serius namun santai. Karena pembahasan kunci adalah bagaimana Peringatan HUT RI ke 71 tahun 2016 ini, masyarakat Kelurahan Bandungrejosari ingin berbagi dengan dhuafa dan fakir miskin kelurahan. Harapan dapat menyantuni warga miskin Kelurahan Bandungrejosari ini jauh hari sudah digaungkan oleh Lurah Bandungrejosari. Setidaknya Zainul Amali S.Sos M.Si selaku Lurah bersemangat mendorong pemangku wilayah (yakni para Ketua RW) untuk berlomba lomba mengumpulkan potensi wilayah. Khususnya menyantuni kaum miskin di Kelurahan ini.

Acara Resepsi Perngatan HUT RI ke 71 tahun 2016 ini akan berlangsung hari Sabtu 10 September 2016 jam 19.30 WIB, diperkirakan akan meriah. Karena acara kunci dan fokus kegiatan adalah Syukuran. Antara lain adalah Lomba Pencapaian PBB, pemberian santuan pada kaum miskin dan dhuafa serta lounching AMBULANCE SIAGA.

Ketua Panitia yang juga Ketua LPMK Puryanto menyampaikan bahwa Syukuran kali ini dititik beratkan pada kontribusi warga negara kepada Pemerintah Kota Malang. Yaitu lewat inovasi Lunas PBB Kelurahan di tahun 2016. Hal ini mendasarkan pada pencapaian Kelurahan Bandungrejosari masih di kategori bawah. Selain itu kegiatan ini pun juga sebagai Gebyar Pembayaran Lunas PBB namun kali ini ditik beratkan pada skala RW. Sehingga harapan utama adalah LUNAS PBB adalah BUDAYA. Bukan hanya sekedar kewajiban, mengingat bahwa biaya pembangunan Kelurahan pun berasal dari pencapaian PBB dan pajak lainnya .

Untuk itulah Kreativitas dan Innovasi dari para Ketua RW dan seluruh perangkat RT (127) seyogyanya patut mendapatkan appresiasi dari Pemerintah Kota Malang. Sedangkan santunan untuk kaum miskin Kelurahan (743 KK)  dan 874 anak yang rentan putus sekolah dapat pula menikmati arti Kemerdekaan ini. Adapun AMBULANCE SIAGA adalah bagian dari kebersamaan umat beragama yang dipandu oleh FKKAUB (Forum Kerukunan Antar Umat Beragama) di Kelurahan Bandungrejosari.

Harapan besar kehadiran Bapak Walikota Malang, Abah Anton, akan menjadi penyemangat masyarakat Kelurahan Bandungrejosari dalam percepatan pembangunan dan perwujudan tekad bulat mendukung tercapainya visi dan misi Walikota Malang. Malang Bermartabat.

Selamat dan Sukses untuk warga masyarakat Kelurahan Bandungrejosari.

Agu 09

Rapat rutin bulan Agustus 2016

BDRSMenyambut datangnya bulan Agustus yang juga merupaka bulan sakral bagi Bangsa Indonesia, Jumat (6/8) Lurah Bandungrejosari mengadakan rapat rutin. Rapat kai ini selain membahas permasalahan yang sedang dihadapi, evaluasi serta membahas perayaan HUT RI ke 71.

Rapat yang dihadiri oleh 13 Ketua RW, Ketua dan Koordinator Lembaga Sosia Kemasyarakatan (LK) serta TP PKK Kelurahan mengevaluasi sejumlah agenda bulan yang lalu. Seperti pelaksanaan Bazaar Amal (Belanja seraya Beramal) berupa bazaar makanan siap saji menyambut Ramadhan, serta pengumpulan donasi bagi dhuafa dan anak Yatim. Serta program pembangunan yang akan dilaksanakan bulan Agustus 2016.

Secara umum beberapa hal yang menjadi kesepakatan bersama adalah sebagai berikut :

  1. Perolehan donasi dalam bazaar amal dirasa tidak mencukupi untuk dibagikan kepada Anak Yatim dan Dhuafa di Kelurahan Bandungrejosari, maka kegiatan ini akan dilanjutkan pada peringatan 71 tahun Indonesia Merdeka,
  2. Khusus untuk tahun ini perayaan kemerdekaan akan diperingati dengan sederhana, berupa resepsi dihalaman Kantor Kelurahan Bandungrejosari. Harapan Lurah akan dihadiri oleh selruh Ketua RT RW dan Tokoh Masyarakat,
  3. Kontribusi masing masing RW dalam resepsi tersebut dibagi untuk RW 4,7 dan 11 adalah 600K sedang RW lainnya 350K. Adapun kekurangan akan disumbangkan oleh Lurah Bandungrejosari
  4. Adapun kegiatan yang berkaitan dengan HUT  RI ke 71 / 2016 adalah lomba perolehan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) antar RW. Tatacara dan materi aka dibuatka surat tersendiri, demikian juga perihal kontribusi RW.
  5. Adapun capaian pembangunan yang disampaikan untuk pelaksanaan Agustus dan bulan berikutnya adalah : Pembangunan TPR 3R berikut sosialisasinya yang ada di RW 07 dengan menggandeng RW 3 dan 13, Pelaksanaan Rehab 50 rumah secara swadaya (BSPS Strategis) dan Pengeboran air bersih (rencana akan ditempatkan di RW 12),
  6. Kegiatan PRONA juga akan dilaksanakan tahun ini dengan beberapa kemudahan. Antara lain bagi yg tidak memiliki surat hanya diperlukan riwayat yang sama dengan Letter C (sama dengan kegiatan tahun 2010). Sedangkan operasional akan dilaksanakan oleh Panitia.  Pengukuran dilaksanakan bujan Januari 2017 dan diharapkan selesai bulan Mei 2017.

 

 

 

Post sebelumnya «