Arsip Kategori: Pemberdayaan Masyarakat

Sep 06

Visitasi Lunas PBB . . .. Inovatif

a670db4c-35cc-4146-8026-b7c219700647

Berani tampil beda …

Rangkaian kunjungan lapang Lomba Lunas PBB terakhir jatuh i wilayah RW 11, 12 dan 13. Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dari jam 15.00 sd 17.00 WIB hari Selasa (6/9) berlangsung santai dan menghentak. Santai dikarenakan visitasi kali ini mendapatkan kejutan dari wilayah RW 12, dimana pelaksanaan penilaian lapanga memang ditempatkan di lapangan. Berbeda dengan yang berlangsung sebelumnya di RW 10 yang formasl dan heboh karena berani menampilkan unggulan Karang Taruna sebagai motor penggerak.

RW 1212

Aktivitas penilaian administratif bersama Ketua RT dan Ketua RW 12

Suasana penilaian benar-benar disuguhi capaian lapang dengan materi lomba terkait inovasi dan kreativitas panitia tingkat RW. Selain memang disuguhkan diwarung dekat dengan obyek penilaian, panitia pelaksana Lomba Lunas PBB tingkat RW 12 benar-benar memukau dari sisi kreativitas. Pertanyaan banyak dilontarkan oleh tim Juri dikarenakan Djarnoko Prihambodo selaku Ketua RW 12 berani menampilkan aspek Rewards (penghargaan) dan Punishment (sangsi moral) terkait pelaksanaan Lunas PBB diwilayahnya. Mulai dari penempelan stiker lunas dan ditempel di rumah Wajib Pajak (WP). Juga penempelan stiker berukuran besar bagi lokasi tanah/rumah yang belum membayar pajak. “Kami menginginkan agar warga tidak hanya dihimbau saja, tapi ada perikau aktif dengan membayar PBB. Sebagaimana barusan ada yang komplain suidah bayar PBB tapi tidak bisa membuktikan tanda lunas dari Bank Jatim. Begitu kami beritahu dan diberi penjelasan langsung dibayar dan dengan sendirinya stiker dilepas …. ‘demikian salah satu kasus yang ditangani Pak Djarnoko. Visitasi hari terakhir ini cukup meriah karena Sudarsono selaku Bhabinkamtibmas juga sempat berdialog dan mendampingi tim juri bersama warga yang lain

rw12

Bersama kita bisa ….. Sukses

.

Sep 05

Visitasi Lomba PBB … heboh

434a06f7-e63c-4c32-b2e0-e36669230fdbMelanjutkan kegiatan kunjungan lapang, panitia dan juri lomba Lunas PBB Kelurahan Bandungrejosari menyisir ke wilayah RW 07, 08,09 dan RW 10. Kegiatan ini merupakan rangkaian 4 (empat) hari penilaian lapangan ini berlangsung dari tanggal 01 – 06 September 2016 dan dilaksanakan pada hari kerja.

Berbeda dengan semaraknya hari pertama saat menilai RW 01, 02 dan 03 panitia dan Juri lomba Lunas PBB ini dikejutkan dengan sambutan yang meriah dari Ketua RW dan masyarakat RW 10 Simpang Panjura Kepuh. Meskipun terlaksana hampir mendekati suasana adzan magrib, Drs Moch Hasan selaku Ketua RW 10 antusia mengantar penilaian administrasi dan kunjungan lapang. Beliau dan masyarakat yang anthusias, menyampaikan joke joke pendek terkait lomba Lunas PBB sampai perang argumentasi. ” . . . . kalau dengan suguhan administrasi ini dan kunjungan lapang serta anthusiasme warga seperti ini RW 10 tidak menang …. terlalu” demikian sambutan Ketua RW mengantar Juri lomba.  Namun juri lomba yang terdiri dari Puryanto (Ketua LPMK), Warsito (Koord BKM Guyub Rukun) dan Ario Rachmono (reporter KIM BIJAK) pun tidak kalah sengit dengan argumentasi Ketua RW 10.

2-horz

Suasana ceria saat visitasi Lomba Lunas PBB di RW

Ketua RW 10 dan masyarakat RW 10 menampilkan unggulan Karang Taruna sebagai motor penggerak himbauan Lunas PBB. Disamping itu juga hadir TP PKK RW dan 8 Ketua RT, yang membantu memberikan informasi berkenaan dengan bagaimana prosesi kegiatan Lunas PBB di RW 10 .

Penilaian sore ini berlangsung di RW 07, 08, 09 dan RW 10.

Siapapun wilayah yang akan menjadi nominator terbaik dan patut diberikan appresiasi. Utamanya dari Pemerintah Kota Malang.

Wujudkan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan lewat aktivitas Lunas PBB 2016.

Sep 02

Jagongan Muspika Sukun

13Bertempat di lapangan warga RT RW 08 Janti Barat Jumat malam (02/09) berlangsung acara Rembug Warga dengan Muspika Sukun. Acara yang bertajuk Jagongan dan Silaturahim ini diselenggarakan oleh Polsek Sukun dan dihadiri oleh Danramil Sukun, Camat Sukun, Lurah Bandungrejosari dan warga RW 08 serta Tokoh masyarakat Kelurahan Bandungrejosari. Tak luput dari perhatian seluruh jajaran kunci Polsek Sukun serta anggota TNI yang juga jajaran Babinmas se Kecamatan Sukun.

14

Kompol Sutantyo, SH

Dalam narasinya Kompol Sutantyo SH yang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sukun menyampaikan hal ikhwal pentingnya pemakaian helm dan pengurangan pelanggaran di jalan raya. Khususnya pemakaian helm.

Disamping itu juga pembinaan keammanan serta ketertiban masyarakat yang meliputi kewaspadaan terhadap curanmor, gangguan kriminalitas, pembinaan keamanan lingkunga, serta penanganan penyalahgunaan narkoba. Beliau juga menyampaikan tentang keberadaan Bhabinkamtibmas yang baru bertugas 3 (tiga) minggu yakni Sudarsono yang menggantikan Wasito Utomo yang purna tugas.

Taklupa menyampaikan program “panic buttton”yang merupakan reaksi cepat kepolisian terhadap gangguan keamanan lingkungan. Beliau sampaikan bahwa keberadaan “panic button”ini sudah mendapatkan rangking ke tiga di kementrian sebagai layanan cepat tanggap.

Dalam keluhan yang disampaikan warga, tercetus 3 permasalahan

  1. Ibu Valentin dari RT07 tentang gangguan kertiban parkir salah satu perusahaan farmasi yang mengganggu perjalanan warga. Untuk hal ini Kapolsek langsung kenginstruksikan kanit lantas untuk mengecek di lapangan,
  2. Dodik Utomo yang mantan RW 08, menyampaikan agar acara ini bisa dilanjutkan dengan blusukan. Hal ini untuk meningkatkan rasa aman warga dan silaturahim dengan kepolisian khususnya yang ada di Sukun. Untuk hal ini kapolsek menyampaikan kepada jajarannya agar bisa mengatur jadual tentu saj atidak bisa setiap bulan. Mengingat cukup banyaknya tugas.
  3. Alfandi, yang juga Ketua RW 08 yang menginginkan adanya pengurangan kecelakaan di tikungan janti barat. Untuk hal yang satu ini bukan tanggung jawab kepolisian namun Sinas Perhubungan . Dan kapolsek beerjanji akan berkomunikasi dengan Kanit Lantas dan jajaran Polresta Malang untuk bisa menginformasikan hal ini kepada Dinas Perhubungan. Namun beberapa operasi di titik pada ruas jalan ini sudah dilakukan.
  4. Berkaitan dengan permasalahan sinergi pembinaan keamanan, keteriban dan ketentraman di masyarakat, Sudaryanto SPd – selaku Sekretaris Kecamatan yang pernah dinas di Satuan Polisi Pamong Praja- juga mengingatkan akan pentingnya Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).Keberadaan pos ini dan eksistensi perlindungan masyarakat juga diharapkan mendapatkan perhatian.
12

Ketua dan Tokoh masyarakat antusias mengikuti acara ini

Sep 01

Sertifikasi PRONA 2017

5593e438-23ab-486a-81f8-1a2c5c19f2fe“Sertifikasi PRONA tahun 2017 akan dilaksanakan di Kelurahan Bandungrejosari. Untuk kegiatan tahun 2017 Kelurahan Bandungrejosari mendapatkan pagu kegiatan 300 bidang”demikian disampaikan Zainul Amali S.Sos M.Si selaku Lurah dalam rapat Koordinasi Panitia Peringatan HUT RI ke 71 Rabu (31/8) malam.

PRONA adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi asset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi; adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertipikat/tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal. Tujuan PRONA adalah memberikan pelayanan pendaftaran pertama kali dengan proses yang sederhana, mudah, cepat dan murah dalam rangka percepatan pendaftaran tanah diseluruh indonesia dengan mengutamakan desa miskin/tertinggal, daerah pertanian subur atau berkembang, daerah penyangga kota, pinggiran kota atau daerah miskin kota, daerah pengembangan ekonomi rakyat.

Selanjutnya disampaikan bahwa 120 bidang hasil kegiatan tahun 2015 pun akan diserahkan pada hari Senin, 05 September 2016 di Balai Kelurahan Bandungrejosari. “Hasil tersebut adalah berasal dari 120 usulan dan alhamdulillah tidak ada yang tertinggal karena kekurangan berkas” lanjut Abah Zainul (demikian ibu PKK memberikan nama panggilan pak Lurah). Pun demikian dari 350 bidang usulan di tahun sebelumnya pun juga terlaksana. Sehingga hasil proses PRONA sejak tahun 2011 sudah mencapai angka 2.000 bidang tanah. Dan ini merupakan hasil terbesar Kelurahan di Kota Malang. Untuk itu patutlah kita semua mensyukuri hasil dari “upaya menolong warga miskin Kelurahan” untuk memperoleh peningkatan status tanahnya, yang juga akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan secara ekonomi.

20140114sertifikat-pronaMengikuti pada proses sebelumnya, PRONA tahun 2017 akan dikelola oleh Panitia yang sudah disepakati bersama para Ketua RW, dan harapan Lurah Bandungrejosari calon peserta PRONA dapat segera diusulkan lewat Ketua RW.

Dalam kesempatan sebelumnya, Lurah Bandungrejosari menyampaikan penjelasan bahwa proses sertifikasi tanah di BPN akan dibiayai oleh APBD. Sedangkan proses ditingkat Kelurahan dan Kecamatan adalah menjadi beban masyarakat. Untuk itu Lurah sudah berkonsultasi dengan Ketua RW untuk segera mendiskusikan biaya swadaya.

Adapun kegiatan yang dibiayai oleh APBD meliputi Penyuluhan / Sosialisasi, Pengumpulan Data (alatbukti/alat hak), Pengukuran Bidang Tanah, Pemeriksaan Tanah, Penerbitan SK Hak/Pengesahan Data Pisik dan Data Yuridis, Penerbitan Sertifikat, Supervisi dan Pelaporan.  Sedangkan biaya yang timbul akibat pemenuhan persyaratan permohonan sertifikat akan dibebankan kepada para pemohon / calon peserta kegiatan, antara lain :

a. Pengadaan surat-surat bukti jati diri calon peserta berupa foto copi KTP dan KSK;

b. Pengadaan alat bukti awal / surat-surat bukti awal kepemilikan tanah a.l Foto copi / kutipan buku C desa, foto copi SPPT PBB, Surat Pernyataan, Keterangan atas bukti awal kepemilikan tanahdan atau bukti-bukti perolehan tanahnya (Akta Jual Beli; Surat Keterangan Waris dll),

c. Biaya Materai,

d. Pengadaan patok batas termasuk pemasangannya,

e. Kewajiban-kewajiban terkait dengan ketentuan Undang-Undang perpajakan (BPHTB, PPh, dll) bagi yang terkena ketentuan perpajakan.

AR/BR/IDA